Saya akan menceritakan perkembangan bisnis yang di
jalanin orang tua saya sendiri yang cukup berkembang pesat, ibu saya menjalani
beberapa bisnis di jakarta. Seperti menjual baju-baju, dompet dan celana di
dekat bazar sekolah saya. Ibu saya menjalankan bisnis ini bersama adik kandung
nya dengan menyiapkan modal uang, mobil Grand max keluarga dan perencaaan yang
matang niat melakukan bisnis ini sangat di dukung oleh anggota keluarga besar
yang lain, Berawal dari kesenangan mereka berbelanja baju, berpikir untuk
mengisi waktu luang dan mencari keuntungan keuangan menjadi awal untuk mencoba
bisnis ini.
alasan keuntungan untuk
memilih bisnis menjual pakaian, tas dan dompet seperti pada hal berikut:
1. Minim modal
Pada waktu awal
perintisan, mereka mengakui mengaku modal atau budget yang dibutuhkan untuk
stok baju atau dompet itu relatif lebih kecil jika dibandingkan untuk memulai
usaha lain,. "jika pembelian modal harga pasar 100.000 atau 80.000, kita
bisa menjual nya 40-50% dari modal yaitu Rp.140.000 atau Rp.112.000. Dari 1 lusin,
2 lusin penjualan akan memeberi keuntungan yang cukup", ujarnya.
2. Harga lebih
fleksibel
Menurut mereka,
"harga jual" produk fashion relatif lebih mudah dinaikkan ataupun
diturunkan. Hal ini dikarenakan model "baju yang sama persis" pun
belum tentu ditemukan di toko lain. "Kalau menurut saya produk fashion
agak sulit untuk dibandingkan harga antara satu produk dengan produk lainnya,
meskipun barangnya persis sama".
3. Selalu terbarui
Jika Anda sering
khawatir tidak adanya variasi model produk baru padahal pembeli Anda sudah
bosan dengan produk yang itu-itu saja, hal ini tidak akan pernah terjadi di
bidang fashion. "Baju merupakan bagian dari dunia fashion, di mana fashion
dari waktu ke waktu selalu ada yang "baru". Artinya market pasar
"customer" itu pun selalu ada". Tidak hanya itu, dunia fashion
selalu mengalami perputaran yang cepat sehingga jika Anda dapat mengikuti
perubahannya, bisnis Anda pun akan mengalami perubahan yang lebih cepat.
Tidak hanya keuntungan
bisnis pakaian adapun kerugian nya, seperti:
1.
Tidak
laku atau kurang laku (rugi)
Di maksud dengan kurang
laku Jika pembelian modal barang dengan harga grosir Rp.1.200.000, penjualan
barang 40% atau 50% dari harga pembelian modal. Dan hanya laku terjual 3 atau 4
barang maka
|
Contoh Perhitungan:
Rp 1.200.000 : 12 = Rp.100.000 (harga
pembelian modal)
RP. 100.000 x 45%= Rp. 45.000
Rp.100.000 + Rp. 45.000= Rp.145.000
(harga jual)
Dan terjual 3 atau 4 pieces
Modal pembelian = Rp 1.200.000
Penjualan (4) = Rp 580.000
Modal > penjualan= Rugi
|
2.
Ketika lama tidak terjual ketinggalan model dan
kemudian terkena debu kotor dan lain sebagainya sehingga lebih sulit lagi untuk
menjualnya, memang jualan baju tidak bau tetapi kotor bisa karena terlalu lama
debu menempel dipakaian.
Namun Ini bukan pertama
kali nya ibu saya mencoba bisnis penjualan barang dagangan pada waktu saya
kecil ibu saya sudah berpengalaman menjual gas, aqua dan beras atau biasa di
sebut nya sembako dan menjual kasur-kasur palembang di jakarta. Di tambah lagi ibu
saya sangat suka melakukan bisnis seperti itu, pengalaman panas atau pun hujan
melakukan bisnis sudah menjadi hal yang biasa dan semangat ibu saya menjalani
bisnis ini. Penentuan lokasi penjualan pun cukup strategis yaitu di Jl. Raya
Cilandak Kko, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta,
dekat dengan tempat sekolah saya, biaya sewa Rp.1.250.000/bulan beroperasi pada hari kamis dan jumat pada
hari biasa nya, namun pada waktu tertentu seperti malam
sebelum hari lebaran,
acara tahun baru dan hari-hari besar lainnya juga beroperasi dan bazar ini
sangat ramai di datangi pengujung karena
sangat mudah untuk menuju akses tempat penjualan. Tak heran tempat penjualan
ini sangat strategis dan cukup
menguntungkan untuk usaha bisnis mereka jalankan, setiap senin atau selasa
mereka membeli modal barang dagangan nya di pasar senen (Senen, Jl. Let. Jen.
Suprapto-Kramat Bunder, DKI Jakarta, Jakarta Pusat, 10410) atau tanah abang (Pasar
Tanah Abang, Jalan KH. Mas Mansyur 10250)
yang memang tempat tersebut cukup bagus untuk mencari modal barang dagangan lengkap
dan harga pembelian modal pun dengan harga grosir dan lebih murah, Adapun saya
sebagai anak laki-laki yang paling dewasa tidak jarang membantu ibu saya
menyiapkan barang dagangan sebelum berangkat sekolah dan setiap pulang sekolah
saya menyempatkan membeli makanan untuk mereka
melakukan penawaran
barang dagangan dengan berbicara santai dengan guru-guru dan teman-teman saya
di sekolah adapun mengunjungi rumah-rumah teman saya untuk di tawarkan orang
tua mereka dan melakukan penjualan online di instagram dan sosial media lain
nya, ibu sayang pun menjual barang yang Mengikuti gaya model jilbab, tas dan baju-baju
yang mulai kekinian menjadi nilai tambah keuntungan
penjualan barang
dagangan ibu saya, Tidak hanya dari barang dagangan
dan tempat yang cukup strategis adapun pelayanan menjadi sangat penting guna
menjaga atau tercapainya kepuasan konsumen, karena jika pelanggan kecewa dengan
pelayanan yang diberikan pelanggan kemungkinan tidak akan kembali lagi dan
mungkin akan memberikan komentar buruk ke orang sekitarnya, oleh sebab itu orang tua saya selalu
memberikan pelayanan yang ramah dan memuaskan baik dia ataupun tante saya
untuk
menumbuhkan kepercayaan pelanggan terhadap barang yang ditawarkanya dan juga
untuk menjaga pelanggan merasa di perhatikan segala kebutuhanya, dan membuat
pelangan nyaman melakukan negoisasi harga dengan mereka. Saya pun cukup
mempelajari ilmu bisnis yang di kembangkan oleh ibu saya sendiri
bisnis
tidak hanya tentang modal uang yang besar semata, namun masih banyak hal-hal
yang perlu di perhatikan untuk menjalankan bisnis seperti
ü
Berdoa
dan usaha
Jika doa tanpa usaha itu bohong dan usaha tanpa doa
di sebut sombong , ibu saya selalu mengingatkan juga doa orang tua juga bisa menjadi pendorong sukses usaha yang
di jalankan
ü
Mempunyai
ide bisnis
Jika anda ingin bisnis hal ini tentu sangat logika
untuk mempunyai ide ini. Karena jika anda mempunyai uang 100 juta untuk modal
usaha, sedangkan usahanya saja belum
terbayang akan mengerjakan apa, yang terjadi berikutnya adalah anda akan
menghabiskan waktu untuk mencari bisnis apa yang akan di jalankan hingga uang
tadi habis terpakai untuk kegiatan lainnya. Maka dari itu pilih lah usaha bisnis yang menurut anda
cocok untuk jalankan
ü
Mempunyai
teman bisnis yang di percaya (business partner)
Hal ini mungkin bukan menjadi hal yang sangat harus
anda miliki namun ajak lah teman, sahabat atau pun keluarga karena akan sangat
lebih membuat anda nyaman dan mudah menjalankan bisnis jika anda mempunyai partner
dalam bisnis yang dijalankan
ü
Enjoy
dengan bisnis yang di jalankan
Ibu saya selalu berpikir santai dan bercanda saat
menjalankan bisnis yang dijalankan, karena jika kita terus mengeluh seperti
suasana panas atau hujan dan keluh kesah lainnya akan sangat jadi menjadi
sangat tidak nyaman untuk diri kita sendiri dan orang lain
ü
Semangat
bisnis
Jika kita sudah enjoy dengan pilihan bisnis
sendiri kita pun juga harus semangat
untuk menjalankan sebuah bisnis, dan motivasi yang haruslah timbul dari diri
sendiri agar dapat menumbuhkan semangat kerja yang tinggi. Artinya keinginan
menjalankan bisnis harus datang dari diri anda sendiri, tidak bisa karena di desak
oleh pihak lain.
Jika anda menjalankan bisnis karena ada desakan dari
orang lain maka di pastikan usaha pun
akan anda lewati dengan semangat kerja yang loyo. Dan sebuah bisnis tidak akan
bisa sukses jika sang pemimpinnya tidak memiliki semangat kerja yang tinggi
meskipun itu di dukung dengan modal uang yang besar.
ü
Berpikir
postif atau Memilki Impian Yang Besar
jangan pernah pupus semangat dalam menjalankan
bisnis yang di jalankan dan terus beroptimis dengan apa yang di usahakan,
berpikir lah usaha yang anda jalankan akan membuat anda sukses dan terus memotivasi
diri kita sendiri dengan hal yang bisa memacu semangat kerja kita. Hal ini pun
membuat partner kita ikut semangat.
Merencanakan usaha
bisnis dengan mantang membuat kita lebih aman dalam menjalan kan bisnis,
berusaha menghindari kerugian atau hal-hal lain yang tidak di inginkan pada
saat menjalankan bisnis adapun membuat presentase kesuksesan menjadi lebih
tinggi. Kebutuhan perencaan yang matang menjadi hal yang mutlak, karena dengan
adanya perencanaan yang matang membuat usaha bisnis kita menjadi lebih terarah
dan taratur sehingga kita dapat menetapkan tujuan utama bisnis kita, skala
prioritas, dan menetapkan target.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar