Sabtu, 05 November 2016

Cerita bisnis

Saya akan menceritakan perkembangan bisnis yang di jalanin orang tua saya sendiri yang cukup berkembang pesat, ibu saya menjalani beberapa bisnis di jakarta. Seperti menjual baju-baju, dompet dan celana di dekat bazar sekolah saya. Ibu saya menjalankan bisnis ini bersama adik kandung nya dengan menyiapkan modal uang, mobil Grand max keluarga dan perencaaan yang matang niat melakukan bisnis ini sangat di dukung oleh anggota keluarga besar yang lain, Berawal dari kesenangan mereka berbelanja baju, berpikir untuk mengisi waktu luang dan mencari keuntungan keuangan menjadi awal untuk mencoba bisnis ini.
           

alasan keuntungan untuk memilih bisnis menjual pakaian, tas dan dompet seperti pada hal berikut:
1. Minim modal
Pada waktu awal perintisan, mereka mengakui mengaku modal atau budget yang dibutuhkan untuk stok baju atau dompet itu relatif lebih kecil jika dibandingkan untuk memulai usaha lain,. "jika pembelian modal harga pasar 100.000 atau 80.000, kita bisa menjual nya 40-50% dari modal yaitu Rp.140.000 atau Rp.112.000. Dari 1 lusin, 2 lusin penjualan akan memeberi keuntungan yang cukup", ujarnya.



2. Harga lebih fleksibel
Menurut mereka, "harga jual" produk fashion relatif lebih mudah dinaikkan ataupun diturunkan. Hal ini dikarenakan model "baju yang sama persis" pun belum tentu ditemukan di toko lain. "Kalau menurut saya produk fashion agak sulit untuk dibandingkan harga antara satu produk dengan produk lainnya, meskipun barangnya persis sama".
3. Selalu terbarui
Jika Anda sering khawatir tidak adanya variasi model produk baru padahal pembeli Anda sudah bosan dengan produk yang itu-itu saja, hal ini tidak akan pernah terjadi di bidang fashion. "Baju merupakan bagian dari dunia fashion, di mana fashion dari waktu ke waktu selalu ada yang "baru". Artinya market pasar "customer" itu pun selalu ada". Tidak hanya itu, dunia fashion selalu mengalami perputaran yang cepat sehingga jika Anda dapat mengikuti perubahannya, bisnis Anda pun akan mengalami perubahan yang lebih cepat.
Tidak hanya keuntungan bisnis pakaian adapun kerugian nya, seperti:
1.      Tidak laku atau kurang laku (rugi)
Di maksud dengan kurang laku Jika pembelian modal barang dengan harga grosir Rp.1.200.000, penjualan barang 40% atau 50% dari harga pembelian modal. Dan hanya laku terjual 3 atau 4 barang maka

Contoh Perhitungan:
Rp 1.200.000 : 12 = Rp.100.000 (harga pembelian modal)
RP. 100.000 x 45%= Rp. 45.000
Rp.100.000 + Rp. 45.000= Rp.145.000 (harga jual)
Dan terjual 3 atau 4 pieces
Modal pembelian = Rp 1.200.000
Penjualan (4)        = Rp     580.000
Modal > penjualan= Rugi


2.      Ketika lama tidak terjual ketinggalan model dan kemudian terkena debu kotor dan lain sebagainya sehingga lebih sulit lagi untuk menjualnya, memang jualan baju tidak bau tetapi kotor bisa karena terlalu lama debu menempel dipakaian.

Namun Ini bukan pertama kali nya ibu saya mencoba bisnis penjualan barang dagangan pada waktu saya kecil ibu saya sudah berpengalaman menjual gas, aqua dan beras atau biasa di sebut nya sembako dan menjual kasur-kasur palembang di jakarta. Di tambah lagi ibu saya sangat suka melakukan bisnis seperti itu, pengalaman panas atau pun hujan melakukan bisnis sudah menjadi hal yang biasa dan semangat ibu saya menjalani bisnis ini. Penentuan lokasi penjualan pun cukup strategis yaitu di Jl. Raya Cilandak Kko, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, dekat dengan tempat sekolah saya, biaya sewa Rp.1.250.000/bulan  beroperasi pada hari kamis dan jumat pada hari biasa nya, namun pada waktu tertentu seperti malam
sebelum hari lebaran, acara tahun baru dan hari-hari besar lainnya juga beroperasi dan bazar ini sangat ramai  di datangi pengujung karena sangat mudah untuk menuju akses tempat penjualan. Tak heran tempat penjualan ini sangat strategis  dan cukup menguntungkan untuk usaha bisnis mereka jalankan, setiap senin atau selasa mereka membeli modal barang dagangan nya di pasar senen (Senen, Jl. Let. Jen. Suprapto-Kramat Bunder, DKI Jakarta, Jakarta Pusat, 10410) atau tanah abang (Pasar Tanah Abang,  Jalan KH. Mas Mansyur 10250) yang memang tempat tersebut cukup bagus untuk mencari modal barang dagangan lengkap dan harga pembelian modal pun dengan harga grosir dan lebih murah, Adapun saya sebagai anak laki-laki yang paling dewasa tidak jarang membantu ibu saya menyiapkan barang dagangan sebelum berangkat sekolah dan setiap pulang sekolah saya menyempatkan membeli makanan untuk mereka

  
melakukan penawaran barang dagangan dengan berbicara santai dengan guru-guru dan teman-teman saya di sekolah adapun mengunjungi rumah-rumah teman saya untuk di tawarkan orang tua mereka dan melakukan penjualan online di instagram dan sosial media lain nya, ibu sayang pun menjual barang yang Mengikuti gaya model jilbab, tas dan baju-baju yang mulai kekinian menjadi nilai tambah keuntungan
penjualan barang dagangan ibu saya, Tidak hanya dari barang dagangan dan tempat yang cukup strategis adapun pelayanan menjadi sangat penting guna menjaga atau tercapainya kepuasan konsumen, karena jika pelanggan kecewa dengan pelayanan yang diberikan pelanggan kemungkinan tidak akan kembali lagi dan mungkin akan memberikan komentar buruk ke orang sekitarnya, oleh sebab itu orang tua saya selalu memberikan pelayanan yang ramah dan memuaskan baik dia ataupun tante saya
untuk menumbuhkan kepercayaan pelanggan terhadap barang yang ditawarkanya dan juga untuk menjaga pelanggan merasa di perhatikan segala kebutuhanya, dan membuat pelangan nyaman melakukan negoisasi harga dengan mereka. Saya pun cukup mempelajari ilmu bisnis yang di kembangkan oleh ibu saya sendiri
bisnis tidak hanya tentang modal uang yang besar semata, namun masih banyak hal-hal yang perlu di perhatikan untuk menjalankan bisnis seperti
ü Berdoa dan usaha
Jika doa tanpa usaha itu bohong dan usaha tanpa doa di sebut sombong , ibu saya selalu mengingatkan juga doa orang tua  juga bisa menjadi pendorong sukses usaha yang di jalankan
ü Mempunyai ide bisnis
Jika anda ingin bisnis hal ini tentu sangat logika untuk mempunyai ide ini. Karena jika anda mempunyai uang 100 juta untuk modal usaha, sedangkan usahanya saja  belum terbayang akan mengerjakan apa, yang terjadi berikutnya adalah anda akan menghabiskan waktu untuk mencari bisnis apa yang akan di jalankan hingga uang tadi habis terpakai untuk kegiatan lainnya. Maka dari itu  pilih lah usaha bisnis yang menurut anda cocok untuk jalankan

ü Mempunyai teman bisnis yang di percaya (business partner)
Hal ini mungkin bukan menjadi hal yang sangat harus anda miliki namun ajak lah teman, sahabat atau pun keluarga karena akan sangat lebih membuat anda nyaman dan mudah menjalankan bisnis jika anda mempunyai partner dalam bisnis yang dijalankan
ü Enjoy dengan bisnis yang di jalankan
Ibu saya selalu berpikir santai dan bercanda saat menjalankan bisnis yang dijalankan, karena jika kita terus mengeluh seperti suasana panas atau hujan dan keluh kesah lainnya akan sangat jadi menjadi sangat tidak nyaman untuk diri kita sendiri dan orang lain
ü Semangat bisnis
Jika kita sudah enjoy dengan pilihan bisnis sendiri  kita pun juga harus semangat untuk menjalankan sebuah bisnis, dan motivasi yang haruslah timbul dari diri sendiri agar dapat menumbuhkan semangat kerja yang tinggi. Artinya keinginan menjalankan bisnis harus datang dari diri anda sendiri, tidak bisa karena di desak oleh pihak lain.
Jika anda menjalankan bisnis karena ada desakan dari orang lain maka di pastikan usaha  pun akan anda lewati dengan semangat kerja yang loyo. Dan sebuah bisnis tidak akan bisa sukses jika sang pemimpinnya tidak memiliki semangat kerja yang tinggi meskipun itu di dukung dengan modal uang yang besar.
ü Berpikir postif atau Memilki Impian Yang Besar
jangan pernah pupus semangat dalam menjalankan bisnis yang di jalankan dan terus beroptimis dengan apa yang di usahakan, berpikir lah usaha yang anda jalankan akan membuat anda sukses dan terus memotivasi diri kita sendiri dengan hal yang bisa memacu semangat kerja kita. Hal ini pun membuat partner kita ikut semangat.





Merencanakan usaha bisnis dengan mantang membuat kita lebih aman dalam menjalan kan bisnis, berusaha menghindari kerugian atau hal-hal lain yang tidak di inginkan pada saat menjalankan bisnis adapun membuat presentase kesuksesan menjadi lebih tinggi. Kebutuhan perencaan yang matang menjadi hal yang mutlak, karena dengan adanya perencanaan yang matang membuat usaha bisnis kita menjadi lebih terarah dan taratur sehingga kita dapat menetapkan tujuan utama bisnis kita, skala prioritas, dan menetapkan target. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar